Apa Yang Harus Kita Teladani Dari Para Pahlawan ?

Ini lebih-lebih perlu, mengingat bangsa Indonesia terdiri dari bermacam-macam ras, suku, beraneka agama dan kepercayaan, dengan pandangan tentang perilaku baik yang tidak sepenuhnya sama. Saudara-saudariku yang terkasih dalam Kristus, dunia kita saat ini sedang terancam karena adanya virus covid-19, terkhususnya di wilayah kita saat ini. Namun, ditengah keterbatasan yang kita alami saat ini, janganlah kita menjadikan ini sebagai suatu alasan dan teladan yang harus kita tunjukan dalam berkomunikasi dengan sesama kita tanpa harus melanggar aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Dalam hidup ini banyak orang bisa menyatakan kebaikan atau bertindak yang baik tetapi hanya sedikit saja orang yang dapat menjaga hatinya agar tetap tulus dan memiliki kerendahan hati.

Ia memperoleh pendidikan agama di pesantren dan kemudian memperdalam ilmu lainnya di Mekah dan juga gemar membaca buku. Selain sibuk memimpin SI, Cokroaminoto juga aktif menulis di berbagai majalah dan surat kabar. Setia yang menerbitkan harian Utusan Hindia yang langsung dipimpinnya sendiri.

Atas desakan Uskup Valerius dan umat, maka Agustinus bersedia menjadi imam. Ia pun menjadi seorang pengkhotbah terkenal , dan dicatat karena melawan ajaran sesat Manikeanisme, yang pernah dianutnya. Banyak orang tak percaya kembali ke gereja Katolik sementara orang-orang Katolik semakin diperteguh imannya.

Menjadi seorang pejuang dalam kehidupan

Sebagai pelajar, hal utama yang dilakukan adalah belajar dengan tekun dan menuruti nasihat orangtua. Membantu dengan ikhlas dan rela berkorban menjadi salah satu sikap yang dimiliki para pahlawan. Sebagai seorang pemimpin, Anda harus memiliki keyakinan percaya diri, menunjukkan ketegasan dalam mengambil suatu keputusan bahkan keputusan ditengah krisis sekalipun, untuk mendapatkan rasa hormat dari bawahan Anda.

Dan atas anjuran Azizchan pula dibentuk Persatuan Pelajar Islam se-Kota Padang dan perkumpulan olah raga. Pada 1946 Djatikusumo memprakarsai Sekolah Opsir cadangan di Salatiga yang merupakan perpaduan antara pendidikan perwira cadangan dengan pendidikan umum sekolah menengah pelayaran khusus militer. Sewaktu menjabat Direktur Zeni Angkatan Darat, Djatikusumo mendirikan Akademi Teknik Angkatan Darat yang dimaksudkan untuk mengisi kekurangan tenaga teknik yang kompeten di lingkungan TNI-AD. Pada tahun 1866, Belanda memberikan hadiah uang dan gelar Setia Pahlawan dengan maksud agar Abdul Kadir mau bekerja sama , namun hal tersebut tidak berhasil untuk mengubah sikap anti Belandanya. Hazairin membantu perjuangan secara swadana untuk membiayai kebutuhan logistik Tentara Keamanan Rakyat di Wilayah Karesidenan Bengkulu di tahun 1949. Pada agresi militer Belanda II, ia bersama pasukan TKR berhasil menghancurkan seluruh jembatan yang ada di Karesidenan Bengkulu hingga perbatasan Padang, Palembang dan Lampung dalam rangka menghambat serbuan dan gerak maju pasukan Belanda.

Bersamaan dengan semakin membesarnya pengaruh Belanda dalam masalah-masalah kerajaan, penindasan terhadap rakyat pun semakin meningkat pula. Pemerintah Belanda menyewakan tanah dalam jumlah yang tidak terbatas kepada pengusaha-pengusaha swasta Belanda untuk dijadikan perkebunan-perkebunan. Salah satu pertempuran terbesar yang dipimpinnya adalah ketika rakyat Maluku bersatu untuk merebut Benteng Duurstede dari tangan penjajah Belanda, benteng tersebut merupakan benteng Belanda pada abad ke-17. Perjuangannya melawan penjajahan Belanda yang masuk ke tanah Maluku untuk menguasai perdagangan rempah-rempah.