Kritik Jerinx Soal Covid

Seseorang harus mampu mendudukkan orang lain sama pentingnya dengan diri sendiri. Jika seseorang merasa dirinya penting dan berharga maka orang lain pun sama penting dan berharganya. Misalnya, apabila seseorang merasa mempunyai keluarga yang melindungi dan menyayanginya maka janganlah menyakiti orang lain dalam bentuk apapun karena orang lain pun mempunyai keluarga yang melindungi dan menyanyanginya. Dengan saling menghargai, hidup menjadi lebih damai dan jauh dari konflik sosial dalam bentuk apa pun.

Cara tersebut akan menunjukkan kepada orang lain bahwa kamu menghargai mereka bahkan ketika kamu tidak setuju dengannya dalam masalah tertentu. Nah, merawat psychological bisa dilakukan dengan banyak hal, lho. Hal yang bisa kamu lakukan untuk merawat mental ialah melakukan hal-hal yang kamu sukai, memberhentikan hal-hal yang nggak kamu suka, bersyukur dan sebagainya. Merawat psychological bukan merupakan suatu hal yang sulit dan mahal, kok.

Menghargai orang

Untuk menghargai derajat dan hukum-Nya yang luar biasa, pasti semua ini harus menjadi sesuatu yang menyenangkan dan dapat diterima sebagai ibadah kepada-Nya. Kau dan aku hanya perlu saling belajar menghargai pola pikir kita. Tetapi untuk hidup dalam rasa saling menghargai dan memperbesar kebebasan orang lain. Kemandirian; memiliki sifat mandiri dalam cara berfikir, dan bertindak, mampu mengambil keputusan, mengarahkan dan mengembangkan diri serta menyesuaikan diri dengan norma yang berlaku di lingkungannya. Bapa di sorga, ajar aku menjadi orang yang bijaksana dalam Bapa di sorga, ajar aku untuk menjadi pribadi yang dapat menghargai orang lain dimana pun aku berada. Aku percaya akan ada sesuatu yang baik terjadi saat aku menghargai orang lain.

Apabila ada sifat anak yang kurang dapat diterima oleh orang tua, seperti halnya sikap, tanggung jawab serta rasa syukur, maka harus ditilik lebih dalam pada diri sendiri dan apa yang dicontohkan dulu kepada mereka. Dalam hal ini orang tua perlu menjadi function mannequin atau contoh yang mencintai diri sendiri. Mengurus waktu, bertanggung jawab, terorganisir, sehat dan punya semangat tentang siapa diri kita di dunia. Kita bekerja keras dan membuat waktu berkualitas untuk teman, keluarga, dan anak-anak. Dengan menjadi laki-laki sejati, ia menjadi role mannequin pribadi yang peduli, bertanggungjawab, dan memperlakukan keluarga, anak-anaknya, dan pasangannya, dengan baik. Ukuran kecerdasan seorang anak, saat ini tidak hanya merujuk pada tingginya IQ saja, namun perlu diimbangi dengan EQ dan SQ untuk bekalnya kelak.

Sila ke 2 diperluan oleh bangsa Indonesia yang hidup dalam kemajemukan. Perbedaan ras, bahasa, suku, budaya, hingga agama bukan menjadi penyebab berlaku tidak adil. Semua bangsa Indonesia itu satu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Setelahnya, distributor membantu menyalurkan barang hasil produksi pada konsumen. Distributor juga mendapatkan keuntungan dari kegiatan itu.

Memberikan apresiasi pada karya orang lain harus dimulai dari diri sendiri. Penghargaan untuk mau mengakui, menghargai dan memberi ruang-ruang berinovasi pada mereka yang berkarya. Mungkin kamu sudah berusaha untuk mengabaikannya, sudah berusaha untuk menunjukkan potensi kamu dan berlaku baik terhadapnya, namun ia masih saja meremehkan dan tidak menghargai apa yang kamu lakukan.

Jadi jika Ibu menginginkan si Kecil menghormati orang tua, mulailah intropeksi diri Ibu sendiri. Perbaiki cara Ibu berbicara dan bersikap, baik terhadap si Kecil maupun orang lain. Saat ia melihat Ibu yang memiliki kebiasaan baik, maka ia pasti akan menirunya. Menerapkan sikap sopan santun dan menanamkannya sebetulnya sangat sederhana. Mengatakan ‘terima kasih’, ‘tolong’, dan ‘maaf’ sebenarnya sudah mencerminkan kesopanan Anda. Sopan santun ini juga menunjukkan bahwa Anda menghargai waktu dan usaha orang lain membantu Anda dan itu akan membuat mereka merasa dihargai.

Beragam cara bisa dilakukan untuk memupuk sikap saling menghargai. Sebagai makhluk sosial, manusia membutuhkan orang lain dan lingkungan sosial untuk bersosialisasi dan berinteraksi. Jangan membalas dan justru memposisikan diri menjadi orang yang sama-sama rendah alias tak bisa menghargai orang lain. Tetap utamakan respek, toh setiap individu punya hak untuk berbeda bahkan merasa tidak nyaman. Toleransi, ajarkan anak untuk selalu menghargai perbedaan yang ada. Jika sudah mampu memahami perilaku tertutup anak, Anda mungkin menyadari bahwa orang lain belum tentu bisa menyesuaikan dengan kondisi anak.

Pada pertemuan dengan keluarga besar, dorong untuk mendongeng dan berbagi pengalaman pribadi lintas generasi. Para remaja mungkin terkejut dengan betapa kehidupan kakek-nenek mereka berbeda atau bagaimana seorang paman mengalami diskriminasi karena disabilitas. “Ketika kita sakit hati atas perkataan orang lain, pada saat yang sama Allah ajarkan kita untuk menjaga perasaan orang lain.” “Berbeda pendapat itu wajar, yang tidak wajar itu jika tidak menghargai perbedaan tersebut. Mari kita saling menghargai.” “Cara terbaik untuk tetap hidup dalam kedamaian adalah dengan saling memahami dan menghargai, bukan membenci perbedaan.” “Jangan menjadi salah hanya karena mayoritas tidak memilih pendapat kita sahabat. Saling menghargai itu penting.”